digoLIFE

Rokok dan Stunting: Peran Orangtua dalam Pertumbuhan Anak

Minggu, 19 November 2023 pukul 19.00 WIB
893 views
Rokok dan Stunting: Peran Orangtua dalam Pertumbuhan Anak

Foto Ilustrasi

Bagikan artikel:

Jakarta, DIGO.id -- Kontroversi menu pendamping pencegahan stunting baru-baru ini menjadi sorotan di media sosial. Meskipun menu makanan memegang peran penting, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan bahwa pencegahan stunting juga terkait dengan kebiasaan lain, seperti berhenti merokok.

 

Melalui akun Instagram resmi @dinkesdki, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyampaikan bahwa kebiasaan merokok orangtua dapat memberikan dampak langsung pada pertumbuhan anak. Asap rokok memiliki efek negatif pada tumbuh kembang anak, yang dapat memengaruhi berat dan tinggi badan mereka.

 

Orangtua perokok, terutama yang merokok secara kronis, cenderung mengalokasikan sebagian besar pengeluaran untuk rokok. Hal ini dapat mengurangi alokasi anggaran untuk kebutuhan penting anak, seperti biaya kesehatan dan pendidikan.

 

Menurut Dinkes DKI Jakarta, anak-anak yang tinggal di rumah dengan orangtua perokok kronis atau perokok transien cenderung memiliki pertumbuhan yang lebih lambat. Anak-anak yang tinggal dengan orangtua perokok memiliki probabilitas lebih tinggi untuk mengalami stunting.

 

Lebih lanjut, disampaikan bahwa anak-anak yang tinggal dengan orangtua yang tidak merokok memiliki pertumbuhan lebih baik, dengan berat badan 1,5 kg lebih tinggi dan tinggi badan 0,34 cm lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang tinggal dengan orangtua perokok kronis.

 

Dinkes DKI Jakarta mengingatkan orangtua untuk menghindari kebiasaan merokok, tidak hanya untuk kesehatan mereka sendiri tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak. Kesehatan anak-anak merupakan investasi jangka panjang, dan berhenti merokok dapat menjadi langkah positif dalam mendukung masa depan mereka.

 

Uc/khn