digoLIFE

Pentingnya Dukungan Psikologis dalam Menangani Diabetes

Selasa, 14 November 2023 pukul 00.00 WIB
830 views
Pentingnya Dukungan Psikologis dalam Menangani Diabetes

Foto Ilustrasi

Bagikan artikel:

Jakarta, DIGO.id -- Kondisi diabetes dan komplikasinya bukan hanya masalah fisik, namun juga dapat mempengaruhi aspek psikologis seseorang, termasuk menimbulkan rasa cemas dan depresi. Masalah emosional ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan mental, tetapi juga pada kualitas hidup penderita diabetes.

 

Pentingnya dukungan psikologis sebagai support system bagi penderita diabetes menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Kondisi emosional yang stabil dapat memengaruhi tingkat ketaatan dalam menjalankan pola makan yang seimbang, rutinitas olahraga, dan pengobatan yang diperlukan untuk mengontrol diabetes.

 

Dr. Rudy Kurniawan, pendiri Komunitas Sobat Diabet, mengungkapkan bahwa ada berbagai bentuk dukungan yang bisa diberikan kepada penderita diabetes, mulai dari dukungan emosi, apresiasi, instrumental, hingga informasi.

 

Dukungan Emosi: Dukungan emosional bisa berupa kata-kata motivasi yang memberi semangat, perhatian dengan bertanya tentang kabar dan kondisi, atau bahkan hanya sekadar bersedia menemani.

 

Dukungan Apresiasi: Dukungan apresiasi dapat berupa pujian yang dapat meningkatkan motivasi penderita. Dukungan instrumental bisa berupa bantuan dalam menyiapkan makanan, mengingatkan jadwal konsumsi obat dan pemeriksaan rutin, atau menyediakan alat pengukur kadar gula darah.

 

Dukungan Informasi: Dukungan informasi bisa berupa nasihat, saran, atau masukan terkait kondisi diabetes. Informasi yang tepat dapat membantu penderita diabetes dalam mengelola kondisinya dengan lebih baik.

 

Dengan dukungan keluarga yang baik, kualitas hidup penderita diabetes dapat meningkat. Mereka akan lebih taat dalam mengontrol kondisinya, dan ini akan berdampak positif pada pengelolaan diabetes secara keseluruhan. Maka, dukungan psikologis menjadi bagian penting dalam menangani diabetes dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

 

 

Uc/khn