digoLIFE

Gastroschisis: Kelainan Perut pada Bayi

Minggu, 5 November 2023 pukul 20.00 WIB
952 views
Gastroschisis: Kelainan Perut pada Bayi

Foto Ilustrasi

Bagikan artikel:

Jakarta, DIGO.id -- Gastroschisis adalah kelainan lahir di mana dinding perut bayi tidak terbentuk sepenuhnya dalam rahim. Gastroschisis biasanya terjadi pada awal kehamilan, di mana organ bayi mengapung di dalam cairan ketuban di rahim, menyebabkan iritasi dan pembengkakan. Meskipun penyebab pasti dari gastroschisis belum diketahui, kondisi ini dapat menjadi risiko bagi siapa saja yang sedang hamil. Beberapa faktor risiko termasuk kehamilan pada usia muda dan penggunaan merokok, alkohol, atau obat-obatan selama kehamilan.

 

Gejala gastroschisis hanya dapat dideteksi melalui pemeriksaan prenatal, seperti tes darah, MRI, dan USG. Biasanya, diagnosis dilakukan antara 18 hingga 20 minggu kehamilan. Pada USG, bagian perut bayi akan terlihat dengan usus besar atau kecil yang berada di luar perut, mengalami pembengkakan dan bengkok, dan suhu tubuh bayi rendah (hipotermia).

 

Pengobatan gastroschisis hanya dapat dimulai setelah bayi lahir. Pembedahan diperlukan saat bayi lahir untuk menempatkan kembali organ tubuh yang ada di luar perut ke dalam perut dan memperbaiki lubang di sekitar pusar untuk mencegah organ kembali keluar.

 

Bayi yang lahir dengan gastroschisis mungkin juga berisiko mengalami beberapa masalah kesehatan dalam hidup mereka, termasuk kelahiran prematur, penyumbatan usus, dan sindrom usus pendek. Tindakan pencegahan termasuk menjalani pola hidup sehat selama kehamilan, seperti menghindari merokok, alkohol, obat-obatan, dan menjaga pola makan yang seimbang.

 

Uc/khn